Intinya mengubah kebiasaan yang bisa bikin aki cepat tekor. Menurut Ricky Humisar, Kepala Perencanaan Produk Sokonindo Automobile, kebiasaan kurang baik yang kerap dilakukan pemilik mobil yaitu lupa mematikan perangkat elektronik setelah mematikan mesin.
Paling sering, pemilik lupa mematikan AC dan headunit ketika parkir. Menurut Ricky, saat nanti selesai parkir dan ingin menyalakan mesin, kerja motor starter sebagai komponen utama yang menyedot energi aki bakal semakin berat bila posisi AC dan head unit masih menyala.
"Nah itu bisa bikin aki tekor, memang tidak langsung tapi akumulatif," jelas Ricky, Jumat (24/8).
Kebiasaan lain yang diungkap Ricky yaitu pemilik sering tergesa-gesa menyalakan mesin. Cara kerja menyalakan mesin pada umumnya ada dua tahap, pertama yaitu memutar kunci ke posisi on, kemudian kedua, kunci diputar ke posisi starter, lantas mesin menyala.
Dua tahap itu sebaiknya tidak dilakukan seketika. Ricky menjelaskan ketika kunci di posisi on, sistem sedang bekerja menganalisa status mobil seperti kondisi aki dan mesin, serta fitur-fitur misalnya airbag dan Antilock Braking System (ABS). Proses ini, yang bekerja menggunakan energi dari aki, butuh beberapa detik.
Disarankan, agar memudahkan kerja motor starter sekaligus meringankan suplai energi aki, pemilik memberi jeda sebelum kunci diputar dari posisi on ke posisi starter.
Tujuannya agar pemanfaatan energi aki bisa sesuai. Memberi aki tugas tambahan di luar fungsi utama sanggup memperpendek usia pakai. Rekomendasi pabrikan usia pakai aki dalam kondisi normal setidaknya satu atau satu setengah tahun. (fea)
from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping https://ift.tt/2MWil1k
No comments:
Post a Comment