Pages

Tuesday, October 8, 2019

Marquez Juara Dunia MotoGP, Ibu Sering Menderita

Jakarta, CNN Indonesia -- Juara Dunia MotoGP 2019 Marc Marquez mengakui orang-orang di sekelilingnya sering menderita dan cemas akibat memperhatikan aksi Marquez yang dengan risiko berbahaya di lintasan MotoGP.

Marquez berhasil menjadi juara setelah memenangkan MotoGP Thailand akhir pekan lalu. Dalam keberhasilan tersebut, Marquez berusaha keras menyalip Fabio Quartararo di tikungan akhir.

Aksi itu disebut membuat sang ibu khawatir karena Marquez sejatinya tidak perlu menang untuk bisa jadi juara dunia. Posisi kedua sudah cukup mengantar Marquez untuk jadi juara dunia.

"Ya [ibu saya menderita dan cemas]! Saya juga sudah membuatnya cukup marah pada hari Jumat karena saya memulai akhir pekan dengan ketakutan besar [kecelakaan besar]. Seorang pebalap mengalami benturan, namun orang-orang di sekitarnya yang akan lebih menderita," ucap Marquez dikutip dari situs resmi MotoGP.

Marquez Juara Dunia MotoGP, Ibu Sering MenderitaMarc Marquez sering membuat keluarganya khawatir dan ikut cemas tiap mengalami kecelakaan. (AP Photo/Jose Breton)

Marquez menyadari dukungan penuh keluarga dari ia kecil juga berarti keluarganya sudah sering menderita dalam mengikuti aksi-aksi Marquez di lintasan.
[Gambas:Video CNN]
"Baik ayah, ibu, dan seluruh keluarga saya menderita. Mereka selalu ada di belakang saya dalam waktu yang lama. Mereka adalah pondasi saya. Ketika seorang bocah berusia empat tahun meminta motor dan ayah serta ibunya tak membolehkan hal itu, maka mustahil untuk bisa tiba di posisi saat ini."
Marquez Juara Dunia MotoGP, Ibu Sering Menderita

"Dan tentu logis bila mereka merasa menderita [dan khawatir melihat aksi Marquez] selama bertahun-tahun," tutur Marquez. Marquez berhasil memenangkan gelar juara dunia MotoGP keenam sepanjang kariernya. Secara keseluruhan, Marquez sudah mengoleksi delapan gelar juara dunia. (ptr)

Let's block ads! (Why?)

from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping https://ift.tt/2LZBBtG

No comments:

Post a Comment