Marquez mengalami dislokasi bahu sesaat setelah memenangi MotoGP Jepang sekaligus mengamankan gelar juara dunia 2018. Setelah melewati garis finis, ia mengalami nyeri di bahu dan sempat mendapat perawatan dari kru Honda.
Kendati demikian, cedera dislokasi bahu tak membuatnya berhenti merayakan kemenangan. Ia tetap melakukan perayaan bersama kru dan rekan setimnya usai balapan.Dislokasi bahu ternyata sering dialami Marquez sepanjang musim ini. Bahkan ia menyebut kondisi bahu menjadi titik terlemahnya.
"Mungkin [bahu] adalah titik lemah saya di musim ini. Sepanjang musim saya mengalami dislokasi bahu berulang kali di sesi latihan," kata Marquez seperti dikutip Autosport.
Marc Marquez sudah memastikan gelar juara dunia MotoGP 2018. (REUTERS/Gonzalo Fuentes) |
"Adik saya (pebalap Moto2, Alex Marquez) sudah pernah menjalani operasi ini. Mereka menempatkan pembatas di bahu karena ini adalah sesuatu yang sering bergeser maka tulang akan semakin mengecil dan mudah terjadi lagi," ujar Marquez.
"Saya akan melakukannya (operasi) di pekan pertama Desember dan untuk bisa 100 persen lagi di atas motor, di pertengahan Januari," ucap peraih lima gelar MotoGP tersebut.Marquez juga mengalami kecelakaan di FP2 MotoGP Australia dan membuatnya finis di urutan ketujuh. Sementara pebalap tercepat diraih Andrea Iannone yang meraih catatan waktu 1 menit 29,131 detik.
Live streaming MotoGP Australia 2018, Minggu (28/10), bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com. (jun/sry)
from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping https://ift.tt/2SlFRon
Marc Marquez sudah memastikan gelar juara dunia MotoGP 2018. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
No comments:
Post a Comment