Dalam pertandingan di Jakarta International Equestrian Park, Kamis (23/8), Larasati menempati peringkat ke-11 klasemen akhir dengan nilai 66,715 persen. Medali emas diraih atlet Hong Kong, Jacqueline Wing Ying Siu (77,045 persen), medali perak Mahamad Fathil Qabil Ambak dari Malaysia dengan 76,620 persen, dan medali perunggu diraih Hyeok Kim dari Korea Selatan dengan 75,705 persen.
Padahal berkuda merupakan salah satu cabang olahraga yang ditarget meraih medali di Asian Games edisi ke-18 ini. Salah satu kendala Larasati tidak mendapat medali karena minimnya persiapan. Karena faktor itu, Larasati sulit menemukan chemistry dengan kuda bernama Calaiza T yang ditungganginya."Juli baru terima kuda, dan latihannya setiap hari. Hanya saja kudanya susah-susah gampang," ujar Larasati seusai pertandingan.
"Kalau ada waktu lagi mungkin bisa tampil lebih baik," Larasati menambahkan.
Larasati Gading gagal sumbang medali karena minimnya persiapan. (REUTERS/Issei Kato) |
"Tidak merasa [jadi] tuan rumah, karena belum kenal kudanya jadi tidak bisa maksimal. Kudanya dari Denmark," ucap Larasati.
Larasati yang juga mantan model itu kini mulai berpikir untuk pensiun sebagai atlet berkuda.
Dara Ninggar memiliki poin dan peringkat yang lebih baik dari Larasati di nomor tunggang serasi individu gaya bebas. (REUTERS/Issei Kato) |
Atlet yang juga dijuluki ratu berkuda Indonesia itu pun menilai Dara Ninggar Prameswari pantas menjadi penerusnya. Terlebih lagi dalam final tersebut Ninggar memiliki nilai yang lebih baik dari Larasati (67, 925) di posisi ke-10.
Meski berada di atas Larasati, tetapi Ninggar mengaku cukup gugup saat tampil di final lantaran ini menjadi Asian Games pertamanya."Mbak Larasati selalu kasih saran. Kalau sudah di lapangan melakukan saja yang terbaik tidak usah jadi beban. Target saya selanjutnya masuk Olimpiade," ujar Ninggar. (sry/bac)
from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping https://ift.tt/2BDS6sc
Larasati Gading gagal sumbang medali karena minimnya persiapan. (REUTERS/Issei Kato)
Dara Ninggar memiliki poin dan peringkat yang lebih baik dari Larasati di nomor tunggang serasi individu gaya bebas. (REUTERS/Issei Kato)
No comments:
Post a Comment