Medali-medali emas yang diraih tim Indonesia berasal dari cabang olahraga (cabor) yang memang menjadi target sasaran perolehan. Tapi, ada juga cabor yang berhasil membuat kejutan prestasi meski tidak ditarget, seperti yang ditorehkan cabang balap sepeda yang berhasil menyumbangkan dua medali emas dari nomor downhill putra dan putri.
Sebelumnya, pemerintah menetapkan target 16-20 medali emas dari 11 cabang olahraga. Pencak silat ditarget untuk meraih lima medali, bulutangkis (2), paralayang (2), panjat tebing (2), jetski (2), bridge (2), rowing (1), wushu (1), angkat besi (1), dayung (1) dan taekwondo (1).Taekwondo menjadi cabor pertama yang menyumbangkan medali emas buat Tim Indonesia di Asian Games 2018 melalui Defia Rosmaniar di nomor individual poomsae. Hasil itu membuat taekwondo berhasil menuntaskan target medali yang dibebankan.
Defia Rosmaniar tercatat sebagai peraih medali emas pertama untuk Indonesia di Asian Games 2018. (REUTERS/Cathal Mcnaughton) |
Cabang olahraga angkat besi juga sudah memenuhi target perolehan satu medali emas melalui Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 62kg. Sri Wahyuni Agustiani dan Surahmat Bin Suwoto Wijoyo menambah perolehan medali perak dan perunggu buat Indonesia dari angkat besi.
Paralayang yang digelar di Gunung Mas, Puncak, Bogor juga sudah memenuhi target perolehan dua medali emas. Adalah Jafro Megawanto di nomor ketepatan mendarat putra dan tim beregu putra ketepatan mendarat yang berhasil memboyong dua emas.
Eko Yuli mendapat kalungan medali emas dari Presiden RI Joko Widodo. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Tim Merah Putih masih menunggu raihan medali emas dari cabor panjat tebing, jetski, bridge, serta dayung yang pertandingannya masih akan berlangsung. Sejauh ini dayung sudah meraih satu perak dari nomor kelas ringan empat pedayung serta satu perunggu dari nomor dua pedayung putri.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi andalan Indonesia di cabang bulutangkis sektor ganda putra. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Tapi perjalanan masih panjang, masih ada raksasa-raksasa Asia yang belum keluar. Kami tidak boleh berpuas diri, tapi kami akan apresiasi perolehan ini supaya bisa mendorong atlet lain meraih hasil yang sama," ungkap Gatot.
Gatot menambahkan perolehan medali emas di awal-awal gelaran Asian Games 2018 ini juga memberikan pengaruh positif buat para atlet lain di berbagai cabang olahraga untuk meraih hasil serupa. Terutama dalam memberikan dorongan motivasi."Beda rasanya kalau dapatnya di hari-hari terakhir seperti di Incheon (Asian Games 2014) saat sudah pasrah, baru dapat medali. Ini sangat berpengaruh secara psikologis. Kami masih optimistis, 10 besar dengan minimal 16 medali emas masih bisa kita capai," sebutnya. (nva/bac)
from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping https://ift.tt/2OZrZxF
Defia Rosmaniar tercatat sebagai peraih medali emas pertama untuk Indonesia di Asian Games 2018. (REUTERS/Cathal Mcnaughton)
Eko Yuli mendapat kalungan medali emas dari Presiden RI Joko Widodo. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi andalan Indonesia di cabang bulutangkis sektor ganda putra. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
No comments:
Post a Comment