Lima hari setelah Asian Games 2018 dibuka, pendistribusian tiket pertandingan masih kacau. Banyaknya tiket ganda bertebaran, calo tiket, sampai sulitnya masyarakat untuk membeli tiket pertandingan cabang olahraga yang digelar.
Kekacauan sebenarnya sudah terjadi sebelum Asian Games edisi ke-18 ini dibuka secara resmi pasa 18 Agustus lalu. Seperti yang terjadi pada pertandingan Timnas Indonesia U-23 saat melawan Taiwan dan Palestina di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, yang diketahui banyak calo berkeliaran.Masyarakat juga dibuat kesulitan untuk membeli tiket melalui online. Sebab, sistem yang dimiliki salah satu perusahaan penjual tiket online itu tak mampu menampung lonjakan animo masyarakat yang ingin membeli tiket.
Sedangkan untuk membeli secara langsung di loket tiket pun harus antre dan berjuang menghindari para calo yang berusaha mencari keuntungan pribadi.
Antrean tidak saja terjadi saat pembelian tiket pertandingan Asian Games 2018, tetapi juga ketika penukaran tiket online. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Di upacara pembukaan Asian Games yang mendapatkan banyak pujian dari banyak pihak itu justru menjadi tercoreng lantaran banyak yang mengeluhkan profesionalisme penjualan dan pengaturan distribusi tiket.
Pasalnya, banyak penonton yang sudah membeli tiket justru tidak mendapatkan tempat duduk sesuai nomor kursi seperti yang tertera di tiket. Pemilik tiket resmi itu kemudian terpaksa menyaksikan pertunjukan yang berdurasi sekitar dua jam tersebut dengan berdiri di tribune.
Masalah lain muncul ketika laga final final bulutangkis tim beregu putra digelar di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8). Penonton yang sudah antre membeli tiket sejak subuh, harus kembali bersabar saat mau masuk ke Istora.
INASGOC mengklaim tiket ganda hanya terjadi saat upacara pembukaan Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Di lain sisi, kerelaan masyarakat mengantre demi membeli tiket pertandingan membuat INASGOC menambah titik penjualan di setiap lokasi pertandingan yang buka sejak pukul 7 pagi setiap harinya. Panitia berkomitmen memastikan transaksi secara luring tersebut semudah, senyaman, dan sesingkat mungkin.
Panitia menjadikan Pintu 7 Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai titik penjualan tiket festival. Tiket cabang olahraga di area tersebut dan pembelian secara langsung dapat dilakukan di hari yang sama dengan hari pertandingan.
Deputi II Bidang Administrasi Pertandingan INASGOC, Francis Wanandi, ketika dikonfirmasi mengakui adanya tiket ganda. Namun, tiket ganda itu hanya terjadi di upacara pembukaan Asian Games 2018.
Pemilik tiket resmi tidak bisa masuk ke dalam Istora Senayan untuk menyaksikan final bulutangkis beregu putra karena venue dianggap sudah penuh. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Makanya sekarang kami larinya ke online semua supaya tidak ada kejadian seperti halnya tiket-tiket ganda itu. Sekarang saya belum dengar ada tiket ganda selain di opening ceremony. Kami menghindri semua itu, kursi-kursi sudah dikunci," kata Francis melalui sambungan telepon.
Terkait tidak berimbangnya kapasitas venue dengan jumlah tiket yang dikeluarkan seperti yang terjadi di final tim beregu putra bulutangkis, Rabu (22/8), Francis mengatakan kemungkinan itu terjadi lantaran ada orang-orang yang memakai tanda pengenal berakreditasi memanfaatkannya untuk menonton pertandingan.
Begitu juga dengan banyaknya calo-calo tiket. Francis menambahkan, semua sistem pembelian tiket akan dialihkan menggunakan sistem online untuk menghindari kehadiran calo tiket."Itu juga sedang kami sempurnakan lagi, jangan sampai orang-orang yang punya akreditasi memakai kursi penonton. Kalau ada online, harusnya tidak ada calo lagi. Penonton tidak usah tukar tiket, jadi nanti tinggal di-scan. Sekarang sistemnya sudah mulai rapih, sudah 90 persen, tinggal disempurnakan lagi di kami. Pasti kami juga tidak mau ada kejadian seperti ini lagi," terang Francis. (sry/har)
from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping https://ift.tt/2LjP77Z
Antrean tidak saja terjadi saat pembelian tiket pertandingan Asian Games 2018, tetapi juga ketika penukaran tiket online. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
INASGOC mengklaim tiket ganda hanya terjadi saat upacara pembukaan Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Pemilik tiket resmi tidak bisa masuk ke dalam Istora Senayan untuk menyaksikan final bulutangkis beregu putra karena venue dianggap sudah penuh. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
No comments:
Post a Comment