Rossi masih membuat kagum para pebalap saingannya masih bisa tampil kompetitif di MotoGP memasuki usia 40 tahun. The Doctor masih mampu memberikan tekanan kepada sejumlah pesaing yang usianya saat ini bahkan setengah dari usianya.
"Saya tidak tahu apakah bisa membalap hingga usia 67 tahun, tapi saya berharap demikian," ujar Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.Rossi menyebut Kenny Roberts yang selama ini memberinya motiviasi sehingga terus berkarier di MotoGP.
Peraih tujuh gelar juara MotoGP itu kagum dengan Roberts yang menolak tua untuk urusan membalap di arena. Pebalap asal Amerika Serikat itu tercatat masih aktif menunggangi motor hanya untuk latihan atau ikut kompetisi.
Valentino Rossi sudah mengidolakan Kenny Roberts sejak masih muda. (Foto: AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA) |
"Dia dan ayah saya, Graziano Rossi, adalah pahlawan saya. Ketika ia berkarier di Eropa, ia membalap sangat berbeda, dia telah mengubah olahraga ini," tutur The Doctor.
Roberts dinilai Rossi banyak meninggalkan gaya balapan yang hingga kini dipakai para pebalap generasi sesudahnya."Ketika menunggangi motor, ia banyak menggunakan lututnya dan membuat perbedaan. Saya masih ingat ketika Kenny ambil bagian di balapan Indianapolis dengan motor 750cc, dia amat cepat," kata Rossi.
Sebelumnya Roberts mengaku terkejut Rossi bisa tampil di MotoGP yang notabene kompetisi paling ketat di usia 40 tahun. Ia pun menyebut faktor pebalap bernomor 46 itu masih bertahan di usianya itu.
"Satu hal yang membuat Rossi awet [di MotoGP] karena ia tidak selalu mengalami cedera. Itu menjadi faktor utama menjadi tua tapi masih tetap dengan kecepatannya.""Dari motor dua tak hingga sekarang ke masa modern dengan mesin grand prix dan sukses yang ia miliki, sungguh menakjubkan ia bisa melakukan semua itu," kata Roberts dikutip dari Crash. (bac/har)
from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping http://bit.ly/2UTyHNi
Valentino Rossi sudah mengidolakan Kenny Roberts sejak masih muda. (Foto: AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA)
No comments:
Post a Comment