Terlebih, The Doctor masih bisa bersaing di posisi depan kendati usianya sudah kepala empat. Pencapaian Rossi itu yang dianggap Dovizioso tak akan bisa dilakukannya.
"Saya tidak melihat diri saya mampu. Saya punya prioritas lain. Saya angkat topi karena semangatnya yang bersaing dengan para pebalap muda.""Baginya, bersaing [di MotoGP] merupakan segalanya. Tanpa MotoGP, ia merasa tidak baik. Seandainya saya sudah 40 tahun dan memenangkan sembilan kali juara dunia, mungkin saya sudah tidak ada di MotoGP," terang Dovizioso seperti dikutip dari Marca.
Andrea Dovizioso saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2019. (REUTERS/Rafael Marrodan/Photocall3000) |
Pebalap Suzuki Alex Rins berada di peringkat ketiga dengan 49 poin, sedangkan Marc Marquez melorot ke peringkat keempat dengan hanya meraih 45 poin.
Lebih lanjut, Dovizioso memuji kompatriotnya asal Italia tersebut sebagai salah satu legenda yang masih aktif di MotoGP.
"Valentino [Rossi] cerdas luar biasa. Dia telah mengubah pendekatan dalam membalap. Dia telah mengubah mentalitasnya.""Jika dia melakukan balapan saat ini seperti di masa lalu, ia bisa menghancurkan dirinya sendiri. Namun, itu tak berarti dia tidak akan melakukan segalanya untuk meraih kemenangan," ujar Dovizioso. (bac)
from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping http://bit.ly/2DoXqhG
Andrea Dovizioso saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2019. (REUTERS/Rafael Marrodan/Photocall3000)
No comments:
Post a Comment