Sejumlah suporter Atletico marah dengan keputusan Courtois yang memilih bergabung dengan Madrid pada musim panas lalu. Kemarahan itu ditumpahkan saat Derby Madrid, ketika Madrid bertandang ke markas Atletico.
Laga di pekan ke-23 La Liga tersebut menjadi kali pertama bagi Courtois berkunjung ke kandang mantan klubnya tersebut sejak berseragam Madrid.Sebelumnya Courtois tampil dalam 154 laga bersama Los Rojiblancos dalam tiga tahun sejak 2011 hingga 2014. Dalam kurun waktu tersebut kiper asal Belgia itu mempersembahkan gelar Copa del Rey, la Liga, dan Liga Europa untuk Atletico.
Akan tetapi, keputusan berani Courtois bergabung dengan rival Atletico membuat pendukungnya geram. Pendukung Atletico pun menumpahkan kekecewaanya kepada Courtois dalam Derby Madrid di Wanda Metropolitano.
Madrid menang 3-1 di kandang Atletico. ( REUTERS/Susana Vera) |
Sebelum aksi pelemparan tikus itu plakat Courtois di luar Stadion Wanda Metropolitano juga ditempeli tanda silang merah dan sampah bekas minum atau makanan. Termasuk juga dengan meletakkan boneka tikus di atas plakat tersebut.
[Gambas:Twitter]
Setelah membuat tanda silang merah, plakat tersebut dirusak dengan mencoba menghilangkan nama Courtois, seperti dikutip dari AS. Plakat itu dibuat ketika Chelsea bertemu Atletico di Liga Champions 2017.
"Saya masih sangat menghormati Atletico dan penggemar mereka. Tiga tahun di sini tidak terhapus oleh hal-hal ini, saya hidup tiga tahun yang indah dan mereka tidak akan melupakan hal ini. Saya hampir tidak memperhatikan hal-hal itu [boneka tikus] karena saya fokus pada permainan," ucap Courtois dilansir dari Mundo Deportivo. (sry/bac)
from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping http://bit.ly/2TBSmg0
Madrid menang 3-1 di kandang Atletico. ( REUTERS/Susana Vera)
No comments:
Post a Comment