Salah satu firasat yang ia utarakan adalah soal dukungan para suporter Merah Putih. Pihak panitia lokal awalnya menyediakan lima ribu lembar tiket untuk para pendukung Merah Putih dari 58 ribu tiket yang dijual, sesuai permintaan.
Belakangan, panitia mengurangi jatah tiket buat pendukung Timnas Indonesia karena terlalu banyaknya permintaan tiket pendukung tuan rumah. Sempat dikurangi menjadi 1.200 lembar, panitia kemudian menambah lagi jadi dua ribu tiket untuk para pendukung Skuat Garuda di laga tandang Grup B Piala AFF 2018.
"Meskipun tidak terlalu banyak yang datang, firasat saya bilang [para pendukung Timnas Indonesia] tetap akan ramai.""Ya mungkin karena dekat dari Malaysia sehingga para TKI [Tenaga Kerja Indonesia] yang biasa mendukung saya [di Malaysia] juga datang ke sini [Thailand]," kata Andik kepada CNNIndonesia.com.
Andik Vermansah mengalami cedera parah saat membela Timnas Indonesia menjamu Thailand di leg pertama final Piala AFF 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Skuat Garuda pun kalah 0-2 di markas Thailand setelah pada leg pertama menang 2-1 di kandang sendiri sehingga kandas lagi impian Indonesia untuk merengkuh trofi Piala AFF.
Kegagalan itu pun seolah menjadi penyesalan tersendiri bagi Andik. Meski demikian, mantan winger Kedah FA itu tak ingin memikirkan ambisi pribadi tampil di markas Thailand pada Piala AFF 2018 kali ini.
"Saya tidak ada target pribadi untuk menjadi yang terbaik atau target lainnya. Bagi saya terpenting membantu timnas Indonesia meraih poin," kata Andik. (jun/sry) from CNN Indonesia kalo berita gak lengkap buka link di samping https://ift.tt/2QNCOEr
Andik Vermansah mengalami cedera parah saat membela Timnas Indonesia menjamu Thailand di leg pertama final Piala AFF 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
No comments:
Post a Comment